Sumber Penyakit Berasal dari Perut

 

Dalam kesehatan holistik ada aspek penting yang ditinjau, yaitu sistem tubuh yang bersih dari gangguan dalam menjalankan fungsinya. gangguan yang menghalangi sistem tubuh adalah racun/toxin , yaitu zat yang masuk kedalam tubuh tapi tidak diperlukan oleh tubuh. Sistem yang terganggu ini ibarat sampah-sampah yang ikut masuk ke dalam aliran sungai, sampah itu akan mengotori sungai, menumpuk dan menyangkut sepanjang alirannya sehingga menimbulkan gangguan seperti banjir. Begitu pulalah sistem aliran zat-zat makanan di dalam tubuh kita. Zat-zat makanan yang masuk kedalam tubuh kita seharusnya di edarkan keseluruh tubuh tanpa gangguan, sehingga seluruh sel-sel dalam tubuh mendapatkan nutrisi dan sel-sel tubuh dapat menjalankan fungsinya dan dapat berregenerasi.

Toxin/racun adalah zat yang tidak diperlukan oleh tubuh, bisa berasal zat yang dari asalnya memang tidak diperlukan tubuh bisa juga zat yang berupa sisa-sisa makanan yang tidak bisa diserap tubuh. Sisa-sisa makanan seharusnya dibuang sesuai dengan jalur pembuangan, masuk ke usus besar dan dibuang keluar, tapi kenyataanya sisa makanan masih ada yang menempel di dinding usus.

Di dalam agama Islam dalil yang menjadi pedoman manusia ada yang berhubungan dengan kesehatan. Hadist yang berhubungan degan kesehatan salah satunya  hadist Rasulullah “Sumber dari pada penyakit adalah perut. Perut adalah gudang penyakit dan berpuasa itu adalah obat” (HR. Muslim).

Beberapa abad yang lalu, Rasulullah Muhammad saw. telah menjelaskan dengan jelas tentang sumber penyakit yaitu ada didalam perut kita, yang berawal dari kotoran menumpuk didalam usus kita.

Ternyata apa yang disampaikan Rasulullah tersebut benar adanya. Hal tersebut terbukti dengan munculnya beberapa pendapat serupa juga disampaikan oleh beberapa ahli :
“Parasit hidup membiak pada sistem perut yang kotor” (Dr. Robert Gray USA)
“Penyebab segala penyakit bukan dari bakteri, melainkan toksin/ racun yang berawal dari keracunan makanan. Toksin/ racun ini menyebabkan rusaknya sel tissu sehingga terjangkit bakteri” (dr. Henry B Beley. USA)

“Hanya ada satu penyakit yaitu tidak sempurnanya pengeluaran” – “Saya telah mengalami banyak kasus pembedahan dapat dielakkan dengan cara mencuci usus, karena 90% dari penyakit manusia dimasa kini disebabkan oleh usus yang kotor dan tidak berfungsi dengan normal” (Dr. William Arbuthnet lane, M.D. London)

Dapat dikatakan hal tersebut menjelaskan bahwa sumber utama penyakit tersebut adalah sisa makanan yang menempel pada dinding usus. yang tidak bisa keluar/ tidak terbuang secara sempurna. Karena sudah bertahun-tahun maka semakin lama semakin tebal dan mengkerak. Sisa makanan yang sudah lama menumpuk menjadi busuk dan berubah menjadi racun/ toksin yang berbahaya. Padahal makanan yang kita makanpun sebenarnya sudah mengandung racun, dari padi yang diberi pupuk kimia, pestisida. Ternak yang diberi konsentrat, hormon pertumbuhan. Makanan yang diberi pengawet, pewarna maupun pemanis buatan. Air minum yang berasal dari sumber air yang tidak baik ataupun yang diolah dengan kaporit, klorin, obat-obatan yg tidak perlu dll.

Sisa makanan yang mengadung toxin akan menempel di dinding usus dan sebagian terserap bersama dengan zat zat makanan dan akan masuk kedalam organ percernaan berikutnya yaitu liver. Liver bertugas menyaring zat zat makanan dari racun, bila racun yang dihasilkan overload yang melebihi kemampuan liver maka toxin ini akan mengikuti aliran darah yang akan diedarkan ke seluruh tubuh. Toxin yang  mengikuti aliran darah anak mengotori darah, toxin kemungkinan akan sampai dan terakumulasi di organ tubuh, seperti jantung, ginjal, pankreas, otak, otot, persendian dll,  bila toxin ini terus terakumulasi makan organ tersebut akan mengalami ganggguan, inilah penyebab penyakit. Gangguan pada organ ini bisa menyebabkan gangguan fungsinya, peradangan atau juga  munculnya rasa sakit pada organ tersebut. Akibat adanya toxin dalam darah juga akan mempengaruhi kimia darah dimana pH darah akan turun yang ujungnya akan mempengaruhi sel-sel ditubuh kita.

Racun/ toksin yang tidak mampu disaring ginjal pada akhirnya menyebar keseluruh tubuh dan menyebabkan berbagai macam penyakit yang tergantung di tempat mana tubuh/ organ tubuh keracunan. Itu sebabnya kita lebih mudah sakit, bahkan sekarang banyak yang masih berusia muda tapi sudah mempunyai penyakit degeneratif seperti  asam urat, kolesterol tinggi, diabet, stroke dll.

Intinya sumber penyakit itu ada dalam usus kita. Obat apapun yang digunakan mengobati penyakit menjadi tidak maksimal. Tapi kalau sumber penyakit tersebut hilang, organ tubuh bisa berfungsi dengan normal, maka tanpa obat-pun berbagai macam penyakit bisa disembuhkan oleh tubuh kita sendiri (apalagi kalau makanannya mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan tubuh).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: