Pendidikan Ideal dalam Islam (2)

Pendidikan anak yang ideal adalah pendidikan yang  komprehensif tidak hanya memenuhi  kebutuhan aspek intelektual tapi juga memenuhi aspek jiwa atau spiritual.  Pendidikan yang lengkap tidak memisahkan  ilmu  dunia dengan ilmu akhirat (agama) tetapi sebaiknya adalah ilmu kedua-duanya yaitu ilmu dunia dan ilmu akhirat. Kenapa ?

Pertama, Pada hakekatnya ilmu dunia dan akhirat sama-sama  mencari kebenaran yang datangnya dari Allah, dua-duanya akan saling mendukung. Ilmu agama mengajarkan Ilmu yang datang langsung dari Allah berupa wahyu sedangkan ilmu dunia ilmu yang datangnya dari pengamatan langsung akan ayat ayat Allah yang kongkrit. Dengan kata lain ilmu agama adalah ilmu dari langit dan  dan ilmu dunia (akademis) ilmu dari bumi.  Apabila keduanya berjalan beriringan maka akan memberikan pemahaman yang lengkap tentang kehidupan ini.

Banyak penafsiran Alquran dan Hadist yang membutuhkan latar belakang ilmu dunia seperti ilmu-ilmu alam, ilmu kedokteran, ilmu ekonomi dll , sehingga pemahaman agama yang disertai dengan ilmu-ilmu dunia akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif.  Banyak penemuan – penemuan ilmu pengetahuan yang kebenarannya terbukti ada di dalam Alquran. Masa kejayaan Islam terjadi ketika masyarakatnya tidak memisahkan Ilmu dunia dengan Ilmu Akhirat, seperti bapak kedokteran Ibnu Sina yang sejak kecil dididik dengan pendidikan agama yang kuat.

Kedua, pendidikan ilmu dunia yang didukung ilmu agama akan mengajarkan manusia untuk memiliki nilai-nilai spritual dalam menjalankan hidupnya. Nilai-nilai kebenaran universal yang terima oleh seluruh manusia terdapat dalam ajaran agama, sehingga diharapkan orang yang memiliki nilai spritual akan menjalankan profesinya dengan memegang teguh nilai-nilai spritual yang tidak akan mencederai hak-hak orang lain.

Ketiga, oleh karena kita hidup didunia dan akhirat, maka kita harus memiliki kedua ilmu yang akan kita gunakan di dua kehidupan tersebut. Kita perlu ilmu dan skill yang dapat digunakan untuk beramal dan bekerja didunia. Dengan skill ini kita dapat beramal dan  menjadikan kita bermanfaat hidup dunia ini, dan  dengan ilmu dunia dan skill ini kita bisa mencari nafkah yang kita butuhkan. Sedangkan ilmu akhirat adalah sebagai penuntun hidup kita agar kita dapat selamat di akhirat,  dengannya kita akan memegang nilai-nilai kebaikan dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

Tentu saja tidak mudah bagi seseorang akan expert  sekaligus   dalam kedua ilmu tersebut, ilmu dunia dan ilmu agama.  Setelah melewati sekolah menengah seseorang harus menentukan  spesialisasi keilmuannya atau  profesi yang akan digelutinya. Apakah seseorang nantinya akan menjadi seorang profesional ataukah ahli agama (ulama) tetapi paling tidak  pada  pendidikan tingkat dasar dan menengah, kedua pendidikan ini (agama dan akademis) seharusnya tidak dipisahkan agar pendidikan anak nanti akan utuh/komprehensif.

Bukankah seseorang akan mudah memahami Alquran  bila dia memahami ayat-ayat Allah yang qauliyah   (ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt. di dalam Al-Qur’an)   dan juga memahami ayat-ayat Allah yang kauliah  (ayat atau tanda yang wujud di sekeliling yang diciptakan oleh Allah dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan sebagainya yang ada di dalam alam ini).

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: