Managemen

Bagi orang yang selama ini bekerja di bidang teknis, pindah ke bagian yang bersinggungan dengan manajemen seperti mempelajari hal yang sama sekali baru, baik dari sisi pekerjaan maupun dalam mindset. Awalnya seperti memasuki dunia baru dan timbul perasaan seperti kehilangan yang selama ini menjadi dunianya, perasaan sayang dengan latar pendidikan yang selama ini diperoleh dan perasaan lainnya, kurang lebih sama dengan perasaan pegawai baru yang baru bekerja.

Mempelajari Visi, misi, sasaran, tujuan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan sebagainya sebagai sesuatu yang tidak berupa rangkaian kalimat saja tapi harus dipahami dan dijalankan tidak hanya untuk sendiri tapi juga untuk organisasi.

Manajemen sesungguhnya sangat dekat dunia sehari-hari, bagaimana kita memanage diri sendiri, memanage waktu, memanage gaji, memanage rumah tangga, itu juga merupakan manajemen walaupun tidak serumit manajemen dalam korporasi atau organisasi yang melibatkan banyak orang.

Untuk Manajemen perlu banyak yang harus dipelajari dan harus diubah terutama adalah mindset. Walaupun kemampuan teknis tidak secara langsung diterapkan tapi kemampuan teknis akan mendukung aspek manajemennya. Cara berfikir logis, analitis, nalar , sistematis dan taktis yang dominan di dunia teknis sangat dibutuhkan dalam manajemen, selain juga dibutuhkan kemampuan non teknis seperti kemampuan interpersonal.

Setelah memasuki pekerjaan seperti ini kita lambat laun belajar ternyata ilmu manajemen yang kita pelajari di kantor sangat bermanfaat untuk manajemen yang dapat digunakan bagi kepentingan diri sendiri. Misalnya, penetapan tujuan, sasaran dan indikator yang memenuhi metode SMART juga dapat diterapkan dalam aspek lain di kehidupan kita.

Untuk yang mau memiliki bisnis sendiri ilmu manajemen bisa kita terapkan dalam bisnis yang kita geluti. Walaupun ilmu teknis kita tidak langsung kita terapkan sepenuhnya tapi ilmu manajemen akan bermanfaat pada kehidupan kita secara keseluruhan. Jadi dari pekerjaan kita dapat belajar dan menerapkan ilmu manajemen dalam aspek lain dikehidupan kita.

Sebenarnya manajemen bukanlah ilmu yang teroritis tapi merupakan ilmu terapan, kita baru bisa memahami kalau kita menjalankannya. Banyak orang yang bisa memanage dengan baik orang-orang disekitarnya, bisnisnya, organisasinya dengan baik walaupun tidak memilki pendidikan khusus manajemen. Ini bukan berarti pendidikan formal manajemen tidak perlu tapi yang lebih penting adalah bagaimana dia bisa menjalankan sistem dengan baik untuk mencapai tujuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: