Sedekah

Sedekah kata yang akan sering kita dengar di bulan Ramadhan, Rasulullah saw menganjurkan umatnya untuk lebih banyak bersedekah di bulan Ramadhan. Anjuran bersedekah sebenarnya tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan tapi juga di bulan-bulan yang lain, tapi karena Allah akan melipat gandakan pahala segala amal kebaikan kita  maka tepatlah kalau kita banyak bersedekah di bulan yang mulia ini.

Sedekah merupakan  pemberian dari orang yang punya kelebihan kepada orang yang kekurangan,  tidak juga harus kelebihan tapi minimal seseorang bisa bersedekah kalau memiliki, misalnya materi. Kelebihan harta/ materi yang di limpahkan pada seseorang seyogyanya juga bisa memberi manfaat buat orang lain yang kekurangan dan untuk kebaikan dijalan Allah (dakwah) karena sebaik-baiknya manusia adalah orang yang banyak manfaatnya untuk orang lain. Selain itu hidup kita tidak hanya di dunia saja tapi hidup kita akan berlanjut pada kehidupan yang kekal di akhirat,.Harta tidak akan kita bawa mati hanya amal kebaikan lah yang akan kita bawa mati yaitu  pada kehidupan selanjutnya di alam  akhirat. 

Memberi kepada orang yang membutuhkan dan ilkhlas itulah sedekah, jadi pemberian tanpa mengharapkan balasan. Kalau sedekah itu hakekatnya memberi kepada orang yang membutuhkan, maka tentu saja sedekah bisa saja tidak berwujud materi tapi hal yang bisa mendatangkan materi buat orang lain itupun sedekah atau memberi pengaruh positif pada orang lain. Dalam Islam senyum saja bernilai sedekah, tapi senyum yang  ikhlas bukan senyum karena ada maksudnya seperti senyumnya seorang sales yang akan mencari pelanggan, mungkin juga bisa sedekah kalau dagangannya ditolak ia tetap tersenyum🙂

Jadi hal  yang bisa disedekahkan seseorang tidak hanya materi tapi banyak bentuk lain yang dimiliki dan ternyata hal itu menjadi kekurangan pada orang lain.  Orang yang  memilki ilmu bisa bersedekah dengan ilmunya, orang yang mempunyai ketrampilan bisa bersedekah dengan ketrampilannya, memiliki tenaga bisa bersedekah dengan tenaganya, yang memilki waktu bisa bersedekah dengan waktunya. Kita juga bisa bersedekah dengan pikiran, ide. nasihat  sehingga memberi inspirasi bagi banyak orang. Memberi bantuan pada orang yang sedang mengalami  kesulitan. Menunjuki jalan pada orang yang tersesat dan lain-lain, bahkan orang yang mempunyai kekuasaan bisa bersedekah dengan kekuasaannya yang mana dengannya orang merasakan manfaat dan memberi pengaruh postif.  Itulah sedekah

Bagaimana ya bersedekah dengan kekuasaannya ?  seorang yang memegang otoritas akan bisa memberikan kesempatan kepada pedagang-pedagang kecil untuk berjualan di tempat yang diperbolehkan  tanpa ditarik retribusi. Selama ini sering terjadi tempat strategis yang sudah lama ditempati pedagang kecil malah digusur dan dijual kepada pengusaha properti komersil.

Kalaulah banyak orang pintar yang mau menyumbangkan ilmunya akan banyak menyelamatkan masyarakat dari kebodohan, ilmu apa saja yang bermanfaat ilmu dunia maupun ilmu akhirat tanpa tuntutan imbalan, inilah yang lebih berharga. Orang yang punya keahlian menyumbangkan ilmunya pada anak-anak muda dan dengan ilmunya itu anak-anak muda ini bisa mendapatkan pekerjaan, tentu saja sedekah seperti ini nilainya lebih dari sedekah materi. setiap orang bisa bersedekah sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.  Tidak punya apa-apapun masih bisa bersedekah yaitu dengan memberikan senyuman   pada orang lain. Jadi sebenarnya setiap orang bisa bersedekah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: