Orang-Orang yang Beruntung

.

Kata “untung” sering diasosiasikan dengan bisnis seperti pedagang atau pengusaha. Tapi sebenarnya  siapapun orangnya semua orang ingin beruntung. Dalam kehidupan kata “beruntung” mempunyai arti yang luas dan konotasinya mengandung makna sudah ditaqdirkan seperti kejatuhan buah duren atau tanpa usaha. Berikut  ini akan mengingatkan kita siapa sebenarnya mereka yang beruntung itu.

 

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,

(yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,

 

dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,

dan orang-orang yang menunaikan zakat,

dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,

kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya,

dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya.

Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

 

( Al-Qur’an Al -Mu’minun/23 ayat  1-11 )

2 responses to this post.

  1. Sebelas ayat syarat melamar (calon) istriku dulu…🙂🙂🙂

    Reply

  2. Posted by Hanifa on January 20, 2009 at 7:36 am

    wah berat sekali syaratnya…🙂 berarti mas Silmi termasuk orang yang beruntung itu

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: