Umur = usia beramal

.
Umur yang selama ini kita sebut dan kita pahami adalah umur kalender misalnya umur si A 20 tahun, berarti Si A lahir 20 tahun yang lalu. Tapi pada hakikatnya makna umur yang sesungguhnya tidaklah demikian,
.
Umur manusia itu ada dua macam  yaitu : Umur kalender yaitu umur yang dhitung sejak seseorang dilahirkan dan  Umur produktif (umur amal / umur kontribusi) yaitu umur dimana seseorang masih  terus berkontribusi / bermanfaat bagi orang lain

 

Ada orang yang umur kalendernya mencapai 90 tahun tapi umur produktifnya hampir nol misalnya orang yang tidak bekerja atau orang yang tidak berbuat kebaikan selama hidupnya
Ada orang yang umurnya mencapai 60 tahun tapi umur produktifnya/umur amalnya cuma 25 tahun

Tapi ada orang yang umur pendek tapi amalnya banyak walaupun sudah meninggal dunia kontribusinya masih ada sampai sekarang, contohnya Imam Al Ghazali walaupun umurnya “hanya” 55 tahun tapi kontribusinya masih ada sampai sekarang walaupun sudah meninggal ratusan tahun yang lalu.
Begitu juga orang-orang besar lainnya seperti para ulama (misalnya Buya Hamka), para pionir,  pejuang, pahlawan yang karya atau kebaikannya masih bisa dirasakan oleh orang lain

Sudah berapa banyak/lama umur kontribusi kita pada keluarga, kantor, lingkungan/masyarakat ?
Inilah yang akan kita bawa ke alam kehidupan yang kekal nanti.
Apa kontribusi kita?
kontribusi yang bersifat material maupun immaterial
 
 Tausiah Bpk. Syafei Antonio di trans TV

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: