Adab di Jalan

 

Agama Islam menetapkan berbagai tuntunan terkait dengan interaksi manusia, termasuk di jalan. Berikut adab-adabnya :

 

1. Menghindari Nongkrong di Pinggir Jalan
Diriwayatkan Abu Said Al Kudri, Rasulullah saw pernah menegur sahabat yang suka duduk-duduk di pinggir jalan. Beliau bersabda, Janganlah duduk-duduk di pinggir jalan” (riwayat Bukhari dan Muslim).
2. Menunaikan Hak-hak Jalanan
Rasulullah saw bersabda, “Berikanlah hak-hak jalanan, “Para sahabat bertanya apakah hak-hak jalanan itu ? Nabi menjawab,“Tidak mengumbar pandangan, mencegah kerusakan, menyeru kepada kebaikan dan mencegah segala kemungkaran.”
(Riwayat Bukhari dan Muslim).
3. Menunjuki Orang yang Bertanya
Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah saw bersabda, “ Dan menunjuki jalan kepada seseorang adalah sedekah,”
(Riwayat Bukhari)

4. Menyingkirkan Duri
Dalam sebuah riwayat disebutkan, ada seorang laki-laki yang tak pernah mengerjakan sebuah kebaikan sedikitpun, kecuali ia pernah menyingkirkan sepotong duri dari jalanan atau ia menyingkirkan sepotong dahan pohon yang membahayakan orang lain Dengannya Allah lalu memasukkanya ke dalam surga. (Riwayat Bukhari)

5. Tidak Membahayakan Orang lain
Ugal-ugalan tak hanya membahayakan diri sendiri. Orang lainpun basa saja terkena akibatnya. Karenanya perbuatan termasuk terlarang dalam ajaran Islam. Rasulullah bersabda, “”Dikatakan seorang Muslim yang baik adalah jika kaum Muslim lainnya selamat dari bahaya lisan dan tangannya (Riwayat Bukhari dan Muslim)

6. Berhati-hati
Syariat Islam menganjurkan berhati-hati dijalan. Berjalan dan berkendaraan dengan tenang. Tidak mengemudi secara cepat,
Firman Allah , “Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkan suaramu, Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai

7. Memberi Tumpangan kepada yang lain
Nabi bersabda : “ Setiap tulang itu memiliki kewajiban bersedekah setiap hari. Diantaranya, memberikan tumpangan kepada orang lain diatas kendaraannya atau membantu mengangkatkan barang orang lain keatas tunggangannya.” (Riwayat Bukhari.)

8. Saling Memberi Salam Jika Berpapasan

Aturan memberi salam di sini adalah orang yang berkendaraan memberi salam kepada yang berjalan,. Orang yang jalan kaki kepada orang yang duduk. Yang lebih muda memberi salam kepada yang lebih tua dan seterusnya. Sabda nabi saw, “ Hendaknya orang yang berkedaraan memberi salam kepada orang yang berjalan kaki, yang berjalan kepada orang yang duduk, jumlah yang sedikit kepada orang yang lebih banyak.  (Riwayat Bukhari dan Muslim).

 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: