Adab Berbicara

 

Kerap dijumpai di tengah masyarakat, peritiwa yang berakhir saling menyerang, saling menjatuhkan dan diliputi perasaan dendam. Jika ditelusuri lebih jauh kejadian tersebut bermula dari cekcok dan salah paham. Ini menjadi indikasi bahwa lidah memiliki bahaya besar bila tidak dijaga. Berikut adab terkait dengan urusan lidah atau berbicara

1. Ucapan Bermanfaat

Dalam kamus seorang muslim, hanya ada dua pilihan ketika hendak bercakap dengan orang lain. Mengucapkan sesuatu yang baik atau memilih diam. Rasulullah SAW bersabda, “ Barang siapa mengaku beriman kepada Allah dan hari pembalasan hendaknya berkata yang baik atau memilih diam” (Riwayat Bukhari).
2. Benilai Sedekah

“Setiap tulang itu memiliki kewajiban bersedekah setiap hari. Diantaranya, memberikan tumpangan kepada orang lain diatas kendaraannya, membantu mengangkatkan barang orang lain keatas tunggangannnya, atau sepotong kalimat yang diucapkan dengan baik dan santun” (Riwayat Bukhari)

 

3. Menjauhi Pembicaraan yang Sia-sia

Sebaiknya menghindari pembicaraan berujung kepada kesia-siaan dan dosa semata, “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh jaraknya dariku pada hari Kiamat adalah para penceloteh lagi banyak bicara” (Riwayat At Tirmidzi).

 4. Tidak terperangkap Ghibah

 

“….. dan janganlah ada diantara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudara nya sendiri yang sudah mati ? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah Sungguh Allah Maha penerima Tobat lagi maha Penyayang” ( Al Hujurat 49:12)
5. Stop Mengadu Domba
Hudzaifah RA meriwayatkan, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba” ( Riwayat Bukhari dan Muslim)
6. Stop Berbohong

“Sesungguhnya kejujuran itu mendatangkan kebaikan dan kebaikan itu akan berujung kepada surga. Dan orang yang senantiasa berbuat jujur niscaya tercatat sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya kebohongan itu mendatangkan kejelekan, dan kejelekan itu berujung kepada neraka. Dan orang yang suka berbohong niscaya tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta ( Riwayat Bukhari)
7. Menghindari Perdebatan

Sedapat mungkin menjauhi perdebatan dengan lawan bicara. Meskipun boleh jadi kita berada dipihak yang benar. Sebab rasulullah SAW telah menjamin sebuah istana di Surga bagi mereka yang mampu menahan diri. “ Aku menjamin sebuah istana di halaman surga bagi mereka yang meninggalkan perdebatan meskipun ia berhak untuk itu.” (Riwayat Abu Daud, dishahihkan oleh Al Bani).

 

8. Tak memotong Pembicaraan

Suatu hari seorang Arab badui datang menemui Rasulullah SAW, ia langsung memotong pembicaraan beliau dan bertanya tentang hari kiamat. Namun Rasulullah tetap melanjutkan hingga selesai pembicaraannya.Setelah itu ia baru beliau mencari si penanya tadi ( Riwayat Al Bukhari).
9. Stop Saling mengolok dan memanggil dengan gelar yang Buruk
“Wahai orang-orang yang beriman, Janganlah suatu kaum mengolok-ngolok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok itu lebih baik dari yang mereka (yang mengolok-ngolok). Dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-ngolok perempuan yang lain. Karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari perempuan yang (mengolok-ngolok) itu. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain. Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruknya panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa yang tak bertobat maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (AlHujurat 49:11)

10. Pandai Menjaga Rahasia
“Tiadalah sorang Muslim menutupi rahasia saudaranya di dunia kecuali Allah menutupi (pula) rahasianya pada hari kiamat” (Riwayat Muslim).

 Masykur, Suara Hidayatullah

 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

4 responses to this post.

  1. Posted by Sarah on December 11, 2008 at 3:24 am

    Terima kasih ya mbak…. sudah mengingatkan

    Reply

  2. ibnu hajjar dijuluki sebagai manusia batu karena hanya akan mau berbicara kalau itu masalah agama

    terimkasih atas ilmunya semoga jadi ibadah yang bermanfaat. amin

    salam kenal dari : http://myrazano.com

    Reply

  3. Saling ingat mengingatkan adalah tugas kita sesama muslim,
    Simpanlah didalam hati dengan ikrar “Saya juga mengingatkan diri saya sendiri”.
    Insya Allah akan melekat sepanjang hayat.

    Reply

  4. Posted by Hanifa on December 13, 2008 at 4:32 am

    @ Sarah
    kembali kasih🙂

    @ myrazano
    amin…. terimakasih

    @ Richard
    Katanya penyakit manusia itu adalah suka lupa…🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: