Makan enak vs sehat

Siapapun ingin makan masakan yang enak dan nikmat tapi hati-hati karena makanan yang kita makan akan menentukan kesehatan kita. Pemilihan makanan  yang sehat selain  penting bagi yang makan  juga penting bagi yang mengolah makanan dalam keluarga.  Justru makanan sehat bisa dihasilkan di rumah dibanding makanan matang yang di beli di luar rumah.

Bagi yang hobby masak pasti rasa nikmat dari masakan yang dibuatnya adalah tujuan utama, apalagi kalau banyak yang mengakui  masakannya enak. Indikator keberhasilan memasak apalagi kalau bukan rasa enak dan nikmat dari masakan.

Dengan makin banyaknya penyakit-penyakit degeneratif yang banyak dialami manusia jaman sekarang, maka kita harus bijak dalam menikmati kuliner. Tujuan makan seharusnya bukan hanya untuk memperoleh nikmatnya saja tapi juga untuk memperoleh tubuh yang sehat.

Dari semua zat makanan yang paling enak adalah lemak, apapun bentuknya, dibanding zak makanan yang lain seperti protein, karbohidrat dan vitamin.

Mungkin kata “lemak” berasal dari bahasa Padang yaitu “lamak” yang berarti enak.

Lemak membuat masakan menjadi lezat dan gurih, sayangnnya  walaupun lemak itu gurih, zat makanan ini yang bisa merusak kesehatan. Ada berbagai jenis lemak, salah satunya yang paling enak adalah kolesterol, sayang nya kolesterol termasuk adalah lemak jahat. Menurut saya kolesterol yang dipandang paling merusak kesehatan (bisa mengendap di pembuluh darah) malah yang paling enak rasanya. Telur itu enak dan gurih karena kuningnya yang banyak mengandung kolesterol, daging ayam yang paling enak ya kulitnya.  Hampir bisa dibilang kandungan kolesterol dalam makanan berbanding lurus dengan kelezatan masakan, semakin enak semakin banyak kolesterolnya.

Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh tapi sedkit, kalau sudah berlebih dan tidak dibakar di dalam tubuh maka menjadi  tidak sehat. Dengan mengetahui bahaya makanan yang berlebih dalam tubuh, kita harus bijak dalam memilih makanan atau masakan yang akan dibuat. Kolesterol terdapat dalam lemak hewan seperti jeroan, otak, sumsum, buntut, daging berlemak, kuning telur dan semua produk hewani seperti keju selain itu  juga kolesterol juga terdapat pada seafood  seperti udang, kepiting, cumi. Bayangkan saja  sup buntut, rawon, sate padang, bakso, sate kambing….semua makanan ini adalah makanan yang nikmat.

Bukan berarti kita harus menjauhi makanan yang enak tersebut, sekali-sekali menikmati makanan ini boleh-boleh saja asal tidak berlebih dan diiring dengan :

– Makan makanan yang banyak mengandung serat (sayur dan buah), serat akan mengikat lemak

– Minum minuman  yang bisa melunturkan kolesterol seperti teh / teh hijau, air jeruk, susu kedelai

–  Rutin berolah raga, sehingga lemak yang masuk kedalam tubuh langsung dibakar sehingga bisa menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap normal.

Banyak masakan yang enak tapi sehat, seperti yang berbahan dasar nabati, daging ayam tanpa kulit dan ikan laut. Tidak selalu masakan yang sehat itu tidak  nikmat, tergantung bagaimana mengolahnya, semakin pandai mengolahnya semakin nikmat rasanya.

 

2 responses to this post.

  1. Untuk melawan penyakit degeneratif cuma 1 jawabannya MINERAL

    Mineral yang saya maksud adalah mineral untuk dikonsumsi.
    Bukan Mineral logam berat.

    Sumber segala penyakit degeneratif adalah karena ketidak seimbangan mineral dalam tubuh.

    Contoh:
    Statistik penyakit jantung, hipertensi dan kolesterol dari negara kita tercatat dalam golongan 10 besar dunia.
    Banyak berpendapat karena kebanyakan makan makanan yang mengandung LEMAK.

    Sekarang kita lihat masyarakat Arab, makanan utama mereka adalah daging dan gandum. Sayuran sangat minim, lalu kenapa mereka tidak masuk dalam top 10 orang-orang berpenyakit degenratif?

    jawabnya Mineral

    Reply

  2. Posted by Hanifa on December 7, 2008 at 10:41 am

    Mungkin karena udara di Arab panas, tubuh mereka butuh energi banyak untuk melawan rasa panas. pastilah pembakaran di tubuh orang Arab lebih banyak dibanding pembakaran tubuh orang Indonesia.. Dengan udara panas tubuh jadi berkeringat sehingga garam yang ada dalam tubuh keluar lewat keringat, garam salah satu penyebab hipertensi

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: