Bisnis di Sekitar Rumah

Dengan makin banyaknya aktivitas anggota keluarga di luar rumah maka semakin sedkit waktu untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan domestik seperti memasak, cuci setrika, membersihkan rumah dll. Mencari  pembantu rumah tangga yang bisa dipercaya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan ini jaman sekarang tidaklah mudah.

Selain itu dengan alasan privacy banyak keluarga yang tidak ingin memiliki pembantu rumah tangga bila sudah tidak memiliki anak kecil. Apalagi mengingat PRT umumnya dari daerah/desa yang adat dan kebiasaannya  jauh berbeda dengan majikan sehingga lebih banyak kendala dibanding kontribusi yang diberikan. 

 Dengan keterbatasan waktu pekerjaan domestik bisa didelegasikan ke pada orang lain, selain kepada PRT sebenarnya pekerjaan-pekerjaan ini bisa di serahkan pihak yang bisa menjalankannya dengan profesional. Pihak ini akan melakukan pelayanan dengan memberikan jasa untuk melakukan pekekerjaan domestik, sekarang ini bisnis sudah mulai marak yaitu : Catering rumahan yang memberikan pelayanan menyediakan makanan untuk seluruh anggota keluarga. Laundry kiloan, yang memberikan pelayanan cuci setrika. Masih ada jenis pekerjaan lain yang bisa menjadi ajang binis yaitu

1. House Keeping service yaitu menyediakan tenaga untuk melakukan pekerjaan membersihkan rumah (menyapu, mengepel, mencuci piring, membersihkan kamar mandi/WC dan bersih-bersih lainnya) yang bisa datang rutin atau bisa dipanggil bila dibutuhkan.

2. Menjual masakan seperti sarapan dan lauk pauk harian 

3. Menjaga Anak, memberikan pelayanan menjaga anak yang ibunya bekerja

4. Menjaga orang tua

5. Antar Jemput anak ke sekolah atau ketempat les.

Dengan makin sulitnya mencari pekerjaan, keterbatasan keluarga untuk melakukan pekerjaan dirumah bisa menjadi peluang untuk membuka lapangan kerja bagi orang-orang disekitarnya. Lahan ini juga bisa menjadi peluang untuk anak-anak remaja untuk mencari tambahan uang saku bekerja disektor informal. Bukankah di negara-negara barat seperti di US, pekerjaan seperti ini banyak dilakukan pelajar untuk mendapatkan uang sendiri. Daripada kongkow-kongkow tak ada manfaat, mejeng di mall lebih baik waktu digunakan untuk mendapatkan uang saku.  Bekerja sambilan untuk anak remaja juga menjadi pendidikan yang baik. Budaya Kerja, Produktif dan Mandiri belum dimiliki oleh remaja kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: