Melawan si Pencuri Usia

Mengapa kita menjadi tua? Pertanyaan ini sama tuanya dengan umur manusia. Mari simak uraian ilmiah Prof Hardinsyah. Dekan Fakultas IPB ini, barangkali, bukan orang pertama yang menyebut kian keriput dan rapuhnya tubuh kita disebabkan oleh pekerjaan ‘maling’. Si ‘maling’ itu, kata Hardinsyah, adalah radikal bebas.Inilah sang pengerogot DNA. Radikal bebas mengikis gen ketahanan hidup manusia dan pada gilirannya memicu kematian. ”Radikal bebas ini ibarat maling. Kerja maling itu khan menggerogoti barang orang tanpa izin,” tutur ketua.

Salah satu gudang radikal bebas adalah tubuh manusia. Partikel ini muncul sebagai dampak dari proses kimia yang kompleks. ”Ia limbah tubuh,” kata dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan geriatri RS Dr Sardjito/FK UGM dr Probosuseno, SpPD-Kger. Radikal bebas juga berseliweran di udara, sebagai produk sekunder polusi dan radiasi matahari.
Bagaimana radikal bebas menggerogoti tubuh? Secara kimiawi, radikal bebas adalah atom atau molekul yang amat tidak stabil lantaran kekurangan ion. Bayangkanlah ia sebuah partikel jomblo. Karena merasa tidak lengkap, partikel ini gemar ‘mencuri’ ion dari molekul lain. Dan, petaka itu pun dimulai.

Molekul yang dihinggapi radikal bebas bisa lumpuh usai dibobol si ‘maling’. Bukannya tidak mungkin terjadi reaksi berantai yang kelak merusak sel-sel penting tubuh. ”Jika jantung diserang, akibatnya bisa jantung koroner. Jika mata yang diserbu, akibatnya bisa katarak,” kata Probo. Radikal bebas adalah biang kerok pelbagai penyakit degeneratif. Termasuk penuaan.
Ada satu cara melawan radikal bebas : mengkonsumsi makanan anti radikal bebas atau antioksidan. (lihat box: pola makan sehat). Secara umum, tambah Hardinsyah, antioksidan tinggi terkandung dalam makanan bervitamin E, A, C, dan yang mengandung zinc dan selenium seperti kacang-kacangan. Andai getol mengkonsumsi sayuran,”Sebaiknya cari sayuran organik sebab ditanam tanpa pestisida,” kata Hardinsyah seraya mengatakan masih mahalnya sayuran jenis ini.

Nah, jika ditanya makanan apa yang merupakan surga radikal bebas, jawabannya adalah makanan yang mengandung asam lemak trans (trans fat). Lazimnya ini adalah produk makanan yang diolah dengan suhu lebih dari 180 derajat celcius. Biasanya makanan garing seperti biskuit. Makanan ini mengandung kadar lemak di atas jenuh. ”Hindari makanan jenis ini,” ia mengingatkan. n ind/ren/nri/aas/imy( )

Harian Republika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: